Ketika berpuasa, seseorang akan jauh lebih cepat merasa lelah karena menurunnya asupan cairan dan energi di dalam tubuh. Namun, hal ini bukan jadi alasan untuk bermalas-malasan di atas kasur saja. Bagi Anda yang hobi liburan, begini tips traveling di bulan Ramadan yang bisa ditiru agar perjalanan tetap nyaman tanpa mengganggu ibadah.
Sebetulnya bulan Ramadan bisa menjadi momen spesial untuk menjelajah destinasi baru, baik bersama keluarga, pasangan, maupun sahabat. Pasalnya, di momen ini jumlah wisatawan menurun dan membuat tempat wisata menjadi lebih sepi daripada hari biasanya.
Akan tetapi, traveling selama bulan puasa perlu perencanaan yang tepat agar tidak mengganggu ibadah. Adapun beberapa tips traveling di bulan Ramadan yang bisa Anda ikuti dalam artikel Via.com Indonesia berikut ini.
Baca Juga: Solo Traveling: Persiapkan 5 Hal Penting Sebelum Berangkat
Tips Traveling di Bulan Ramadan
Traveling saat puasa membutuhkan persiapan yang matang. Tubuh yang tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama berjam-jam akan sangat berpengaruh. Agar perjalanan tetap lancar dan puasa tetap aman, simak tujuh tips traveling di bulan Ramadan hingga akhir.
1. Susun Itinerary
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah menyusun itinerary secara detail. Tentukan destinasi yang ingin dikunjungi, jam keberangkatan, estimasi waktu tempuh, hingga aktivitas harian selama di lokasi tujuan.
Dengan penyusunan itinerary yang rapi, Anda bisa menghindari perjalanan yang terlalu padat dan melelahkan mengingat kondisinya tengah menjalani puasa seharian. Berkat itinerary juga Anda akan terbantu dalam menyesuaikan waktu kunjungan dengan jadwal sahur, berbuka, dan salat.
Dalam hal ini, sangat disarankan untuk memprioritaskan kunjungan ke tempat-tempat utama saja supaya energi tidak terkuras. Jangan lupa pula untuk menyisipkan waktu istirahat di tengah perjalanan supaya tubuh tetap terjaga hingga jam buka puasa tiba.
Nah, agar merencanakan itinerary perjalanan tidak melebihi budget yang berujung bikin dompet menipis, pesan tiket pesawat, hotel, hingga asuransi perjalanan di portal Via, ya!
Khusus mitra silakan kunjungi id.via.com, sementara khusus umum melalui www.via.id. Semua kebutuhan traveling bisa dipesan dalam satu portal dengan harga lebih hemat.
2. Pilih Destinasi yang Sejuk
Selama berpuasa, sebaiknya hindari destinasi dengan suhu terlalu panas karena bisa lebih cepat membuat dehidrasi yang berakibat membatalkan puasa. Pilihlah tempat dengan cuaca sejuk seperti daerah pegunungan, dataran tinggi, atau kota dengan suhu relatif dingin.
Destinasi yang adem tentu akan membuat aktivitas jalan-jalan lebih lebih nyaman. Dalam hal ini, Anda bisa menikmati wisata alam, taman kota, atau kawasan heritage tanpa harus berjuang melawan terik matahari.
Jika berencana ke pantai, pilih waktu sore menjelang berbuka agar tidak terlalu melelahkan dan masih tergolong sejuk. Dengan memilih destinasi yang tepat, stamina akan tetap terjaga dan pengalaman liburan pun terasa lebih maksimal meskipun puasa sekalipun.
3. Siapkan Budget
Ketika memutuskan untuk traveling selama bulan puasa, hal penting berikutnya adalah menyiapkan budget dengan matang. Catat seluruh daftar pengeluaran, mulai dari transportasi, akomodasi, makan saat sahur dan berbuka, tiket wisata, dan biaya tak terduga lainnya.
Apabila Anda membuat daftar tersebut, perencanaan budget akan lebih terkontrol dan tidak impulsif selama liburan. Apabila ada promo atau paket perjalanan yang tersedia, jangan lupa manfaatkan hal tersebut untuk meminimalisir budget.
Baca Juga: Apa Saja Risiko yang Ditanggung Asuransi Perjalanan?
4. Datang Ketika Sore Hari
Jika memungkinkan, atur waktu kedatangan di destinasi sekitar sore hari. Cara yang satu ini cukup efektif karena Anda tidak perlu terlalu banyak beraktivitas saat siang hari yang panas.
Sesampainya di lokasi, Anda bisa langsung check-in di hotel, istirahat sebentar, lalu bersiap ngabuburit ke lokasi wisata sambil menunggu waktu untuk berbuka puasa.
5. Lokasi yang Mudah Dijangkau
Selama Ramadan, sebaiknya pilih lokasi wisata yang mudah dijangkau dan tidak memerlukan perjalanan ekstrem. Destinasi yang dekat dengan pusat kota atau memiliki akses transportasi yang baik akan mengurangi waktu di jalan dan meminimalkan kelelahan.
Memilih hotel yang strategis juga sangat penting, sehingga usahakan untuk pilihlah penginapan yang dekat dengan tempat wisata atau pusat kuliner agar tidak perlu berpindah-pindah terlalu jauh. Semakin simpel mobilitas, semakin besar energi yang bisa dihemat.
6. Jangan Lewatkan Sahur
Sahur adalah kunci utama agar tubuh tetap kuat selama traveling. Pastikan Anda tidak melewatkan waktu sahur tanpa perut kosong, meskipun harus bangun lebih awal. Pilih menu yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, dan cairan yang cukup.
Makanan seperti nasi merah, roti gandum, telur, buah, dan sayur bisa membantu menjaga energi lebih lama. Hindari makanan terlalu asin atau berminyak karena dapat memicu rasa haus berlebih di siang hari. Jangan lupa minum air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
7. Jangan Lupa Beribadah
Di tengah serunya liburan, jangan sampai melupakan ibadah. Sisihkan waktu untuk salat tepat waktu hingga menyempatkan diri untuk membaca Al-Qur’an. Banyak destinasi wisata yang sudah dilengkapi mushola atau masjid, sehingga Anda tetap bisa menjalankan kewajiban dengan mudah.
Begitulah tujuh tips traveling di bulan Ramadan yang bisa Anda terapkan agar puasa tetap aman dan liburan berjalan lancar. Dengan perencanaan matang, pemilihan destinasi yang tepat, serta menjaga kondisi tubuh, traveling saat Ramadan bukan lagi hal yang sulit dilakukan.
| Cek Promo dari Via.com Indonesia |

