Bagi sebagian besar pengguna pesawat terutama first timer yang baru pertama kali terbang, pertanyaan seputar membawa makanan di pesawat cukup sering dipertanyakan. Kira-kira, apakah boleh membawa makan di pesawat?
Nah, buat Anda yang ingin mengetahui jawaban lengkapnya, mari simak pembahasannya di artikel berikut ini sampai akhir!
Apakah Boleh Membawa Makan di Pesawat?
Sebenarnya, membawa makanan di dalam pesawat diperbolehkan, namun tidak semua jenis makanan diperbolehkan untuk dibawa ke dalam kabin pesawat.
Hal ini dikarenakan setiap maskapai memiliki aturan masing-masing terkait jenis makanan apa saja yang diperbolehkan untuk dibawa oleh penumpang.
Aturan ini tentu diterapkan demi kenyamanan dan keamanan selama penerbangan berlangsung.
Makanan yang Boleh Dibawa ke Pesawat
Terdapat lima jenis makanan yang diperbolehkan dibawa dan konsumsi ketika berada di kabin pesawat yakni:
1. Roti
Makanan ringan seperti roti boleh dibawa ke kabin pesawat karena termasuk yang umumnya tidak berisiko terhadap keamanan penerbangan.
Biasanya, banyak penumpang yang membawa roti sebagai bekal selama di perjalanan karena praktis, tidak mudah tumpah, dan tidak menimbulkan bau menyengat. Namun, disarankan pula untuk memastikan bahwa roti tersebut dikemas dengan baik.
2. Permen dan Cokelat
Permen dan cokelat umumnya diperbolehkan dibawa masuk ke dalam kabin pesawat karena termasuk makanan padat yang tidak dibatasi dalam aturan keamanan penerbangan.
Cokelat dan permen juga sering dibawa sebagai camilan selama perjalanan karena termasuk praktis dan mudah disimpan.
3. Makanan Ringan
Tenang saja, Anda tidak perlu khawatir jika ingin membawa makanan ringan untuk oleh-oleh. Makanan ringan seperti biskuit, keripik, wafer, atau berbagai jenis snack kemasan diperbolehkan untuk dibawa ke kabin pesawat.
Selain karena praktis untuk dibawa, camilan bisa cukup mengganjal perut selama penerbangan atau hanya mengambil penerbangan jarak pendek. Makanan ringan juga dapat menemani selama perjalanan agar tidak merasa bosan.
Agar tetap nyaman dikonsumsi, sebaiknya makanan ringan disimpan dalam kemasan yang tertutup rapat sehingga tetap higienis dan tidak mudah tercecer selama di dalam kabin.
4. Buah
Buah segar dapat menjadi pilihan bekal sehat yang bisa Anda bawa ke dalam kabin pesawat. Selama masih dalam bentuk utuh dan bukan dalam bentuk cair seperti jus, buah tidak termasuk dalam barang yang dibatasi saat pemeriksaan keamanan bandara.
Diperbolehkan untuk membawa jus namun dalam batas maksimal 100 ml per wadah dengan total volume tidak melebihi 1 liter per orang.
Banyak penumpang memilih membawa buah karena lebih segar dan praktis untuk dikonsumsi selama perjalanan. Sebaiknya buah disimpan dalam wadah atau kemasan tertutup agar tidak mudah rusak.
5. Makanan Berat
Makanan berat seperti pizza, burger, atau fried chicken juga dapat Anda bawa ke dalam kabin pesawat sebagai bekal selama perjalanan. Jenis makanan ini tidak termasuk dalam barang yang dibatasi saat pemeriksaan keamanan bandara.
Membawa makanan berat sendiri juga dapat menjadi opsi agar lebih hemat selama penerbangan terutama untuk penerbangan yang tidak menyediakan makanan berat ataupun camilan.
Banyak penumpang memilih membawa makanan berat, terutama untuk penerbangan yang cukup lama atau penerbangan di pagi hari. Agar tetap nyaman dibawa, pastikan makanan dikemas dengan rapi sehingga tidak mudah tumpah dan tidak menimbulkan bau yang dapat mengganggu penumpang lain di dalam kabin.
Baca Juga: 7 Kesalahan Saat Naik Pesawat yang Sering Dilakukan
Makanan yang Tidak Boleh Dibawa di Pesawat
Setelah mengetahui makanan yang boleh dibawa ke kabin pesawat, Anda juga perlu tahu makanan yang tidak boleh dibawa selama penerbangan yaitu:
1. Makanan dengan Bau Menyengat
Beberapa jenis makanan tidak disarankan untuk dibawa ke dalam kabin pesawat, terutama makanan yang memiliki aroma sangat kuat atau menyengat. Contohnya seperti durian, jengkol, petai, makanan berbahan fermentasi tertentu, dan ikan asin atau makanan laut kering.
Larangan ini diberikan bukan tanpa alasan. Aroma yang kuat dari makanan tersebut bisa menyebar di ruang kabin yang tertutup dan berpotensi mengganggu kenyamanan penumpang lain selama penerbangan.
Oleh karena itu, banyak maskapai yang membatasi atau melarang penumpang membawa makanan dengan bau menyengat ke dalam pesawat demi menjaga kenyamanan bersama.
2. Makanan Berkuah
Beberapa jenis makanan berkuah juga umumnya tidak disarankan untuk dibawa ke dalam kabin pesawat. Makanan seperti sup, soto, bakso atau makanan dengan kuah yang memiliki risiko untuk tumpah selama perjalanan, terutama ketika terjadi turbulensi.
Selain berpotensi mengotori barang bawaan atau kursi penumpang, cairan dari makanan berkuah juga bisa terkena aturan pembatasan cairan pada penerbangan tertentu.
Maka dari itu, penumpang disarankan memilih makanan yang lebih praktis dan tidak berkuah agar perjalanan tetap nyaman dan aman. Makanan seperti nasi goreng, atau ayam goreng dapat menjadi opsi makanan selama di pesawat.
3. Produk Hewani Segar
Produk hewani segar juga termasuk makanan yang tidak boleh dibawa ke pesawat, terutama pada penerbangan internasional. Contohnya seperti daging mentah, ikan segar, susu segar, atau telur.
Banyak negara memiliki aturan karantina yang ketat untuk mencegah masuknya penyakit hewan, bakteri, atau hama yang dapat membahayakan kesehatan dan sektor pertanian.
Karena alasan tersebut, produk hewani segar sering kali dibatasi atau bahkan dilarang masuk oleh otoritas bandara dan bea cukai di negara tujuan. Negara Australia, Selandia Baru (New Zealand), dan Jepang menjadi negara dengan peraturan karantina yang paling ketat.
4. Minuman atau Makanan dalam Kaleng
Minuman atau makanan kaleng juga sebaiknya tidak dibawa ke dalam pesawat. Produk seperti minuman bersoda, minuman berkarbonasi, atau makanan dalam kaleng berisiko mengalami perubahan tekanan selama penerbangan.
Perbedaan tekanan udara di kabin dapat menyebabkan kaleng menggembung, bocor, atau bahkan terbuka secara tiba-tiba. Hal ini tentu dapat mengotori barang bawaan dan mengganggu kenyamanan penumpang lain, sehingga beberapa maskapai menyarankan penumpang untuk menghindari membawa produk semacam ini ke dalam kabin.
Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa membawa makanan ke kabin pesawat sebenarnya sah-sah saja untuk dilakukan selagi tidak melanggar peraturan yang berlaku. Apabila Anda masih memerlukan bacaan lain seputar travel tips atau destinasi wisata yang ada di seluruh dunia, jangan lupa kunjungi blog Via.com Indonesia.

