Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang paling diminati apabila hendak ke luar kota. Sebelum itu, apakah Anda sudah mengetahui apa perbedaan kelas kereta api dan jenisnya?
Seiring berkembangnya zaman, PT Kereta Api Indonesia (KAI) berinovasi dalam menyediakan kelas-kelas kereta api yang bisa dipilih sesuai dengan kemampuan para penumpangnya. Agar bisa menikmati fasilitas yang ada dari masing-masing kelas, mari kenali perbedaannya di bawah ini:
Perbedaan Kelas Kereta Api dan Fasilitasnya
Secara umum, KAI membagi layanan kereta jarak jauh ke dalam beberapa kelas utama, yaitu ekonomi, ekonomi premium, bisnis, eksekutif, priority, dan luxury. Perbedaan tiap kelas biasanya terletak pada posisi gerbong, jenis kursi, fasilitas, hingga kisaran harga tiket. Adapun penjelasannya sebagai berikut:
1. Kelas Ekonomi

Kelas ekonomi merupakan pilihan paling terjangkau dan banyak diminati masyarakat. Gerbong kelas ekonomi biasanya berada di bagian tengah atau belakang rangkaian kereta.
Jenis kursinya menggunakan model tegak dengan sandaran yang dapat direbahkan terbatas. Dalam satu baris, umumnya terdapat dua kursi masing-masing. Fasilitas yang tersedia di kelas paling ekonomis ini meliputi AC, toilet, bagasi atas, serta stop kontak.
Diketahui, kelas ekonomi sendiri terdiri dari 80–160 kursi dan 60 kursi khusus lansia, difabel, dan penumpang dengan kebutuhan khusus. Harga kelas ekonomi jarak jauh akan dibanderol mulai dari Rp45.000 hingga Rp300.000, tergantung rute dan jenis kereta.
Akan tetapi, belum lama ini KAI mengeluarkan kereta api ekonomi baru yaitu new generation yang menawarkan kursi lebih nyaman. Selain itu, kursi ini juga bisa diatur sesuai arah laju kereta dengan kemiringan yang bisa disesuaikan.
2. Kelas Ekonomi Premium

Ekonomi premium hadir sebagai peningkatan dari kelas ekonomi reguler. Posisi gerbong biasanya berada lebih depan dibanding ekonomi biasa dengan jumlah kursi sebanyak 80 kursi dalam satu rangkaian kereta.
Kursinya lebih ergonomis dengan konfigurasi 2–2, sehingga ruang kaki terasa lebih lega. Selain AC dan toilet, kelas ini sudah dilengkapi stop kontak di setiap kursi, rak kabin, sampai televisi di dalam gerbong. Beberapa kereta di kelas ini biasanya juga menyediakan layar informasi perjalanan.
Harga tiket ekonomi premium umumnya berkisar antara Rp150.000 hingga Rp400.000 berlaku untuk sekali perjalanan. Adapun rute yang tersedia yaitu Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Surabaya, dan Bandung–Solo.
Baca Juga: 9 Larangan Saat Naik Kereta Api yang Wajib Diketahui Sebelum Berangkat
3. Kelas Bisnis

Kelas bisnis berada satu tingkat di atas ekonomi premium. Pada umumnya, gerbong kelas bisnis terletak di bagian tengah rangkaian dengan kapasitas 64 kursi dalam satu kereta.
Jenis kursinya menggunakan konfigurasi 2–2 dengan sandaran yang dapat direbahkan lebih jauh. Ruang kaki lebih luas, serta suasana kabin cenderung lebih tenang. Fasilitas standar meliputi AC, toilet, stop kontak, dan lampu baca.
Kisaran harga tiket kelas bisnis biasanya mulai dari Rp250.000 hingga Rp600.000, tergantung jarak tempuh, mulai dari Jakarta–Surabaya, Jakarta–Malang, Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Bandung, dan lain sebagainya.
Beberapa jenis kereta yang paling terkenal di kelas bisnis yaitu KA Gaya Baru Malam Selatan, KA Senja Utama Solo, dan KA Mutiara Selatan.
4. Kelas Eksekutif

Kelas eksekutif menjadi favorit bagi para penumpang, apalagi yang mencari dan mengutamakan kenyamanan. Biasanya, gerbong eksekutif berada di bagian depan rangkaian kereta.
Dengan kursi yang besar dan empuk, kereta ini memiliki formasi 2-2 yang dapat direbahkan bahkan diputar, serta dilengkapi sandaran kaki. Fasilitas lainnya mencakup AC, wi-fi, stop kontak, selimut, meja lipat, toilet, serta layanan makanan berbayar yang dapat dipesan langsung dari kursi.
Untuk harga tiket kelas eksekutif berkisar antara Rp400.000 hingga Rp1.200.000, tergantung rute perjalanan. Jenis kereta kelas eksekutif yang paling populer adalah KA Argo Parahyangan, KA Argo Bromo Anggrek, KA Taksaka, hingga KA Gajayana.
5. Kelas Priority

Kelas priority merupakan layanan premium dengan jumlah kursi terbatas yaitu 28–30 kursi dalam satu gerbong. Posisi gerbong biasanya berada di depan bersama kelas eksekutif.
Kursi priority sangat lega dengan dilengkapi layanan wi-fi, lampu baca, karaoke system, lengkap dengan sandaran kaki. Penumpang di kelas ini juga akan mendapatkan fasilitas tambahan seperti welcome drink, mini bar, layanan hiburan, serta akses lounge di beberapa stasiun besar.
Untuk menikmati kelas ini, penumpang perlu menyiapkan budget mulai dari Rp700.000 hingga Rp1.500.000 per sekali jalan. Jika ingin merasakan kelas priority, Anda hanya bisa berangkat dari stasiun Gambir.
6. Kelas Luxury

Kelas luxury adalah kelas tertinggi dalam layanan kereta api Indonesia. Gerbong luxury dirancang secara eksklusif dengan kapasitas yang sangat terbatas yakni hanya 18 kursi saja dengan formasi susunan 2–1 dan 1–1.
Kursinya berupa sofa individual yang dapat direbahkan hampir 180 derajat, dilengkapi layar hiburan pribadi, selimut, bantal, serta layanan makanan premium. Penumpang juga memperoleh akses lounge eksklusif sebelum keberangkatan.
Harga tiket kelas luxury biasanya mulai dari Rp900.000 hingga Rp2.500.000. Rute yang tersedia untuk kelas tertinggi ini yaitu Jakarta–Solo, Jakarta–Surabaya, Jakarta–Malang dan Jakarta–Yogyakarta (stasiun Tugu) yang hanya berangkat dari stasiun Gambir.
Itulah enam perbedaan kelas kereta api beserta masing-masing fasilitas yang penumpang dapatkan. Setelah ini, jangan sampai bingung dan salah lagi untuk memilih jenis kelas di kereta api, ya!
Biasanya, kereta api banyak dipilih wisatawan untuk keliling pulau Jawa dan Sumatera. Selain cepat sampai ke tujuan, tarif kereta api tergolong ramah di kantong. Maka dari itu, tak heran jika banyak wisatawan yang memilih kereta api sebagai opsi perjalanan utama.
Apabila ingin membeli tiket kereta api dengan mudah tanpa repot antre, Anda bisa pesan melalui id.via.com (khusus mitra) atau mengunjungi www.via.id (khusus umum). Segera booking kereta api ke destinasi impian dengan harga terbaik hanya di Via.com Indonesia!
| Promo Naik Kereta Api |

