Indonesia terkenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Terdapat banyak sekali wisata alam yang dapat dijelajahi bahkan naik kereta api, termasuk Dataran Tinggi Dieng. Lantas, bagaimana cara ke Dieng naik kereta?
Diketahui, Dieng merupakan sebuah dataran tinggi yang terletak di antara Wonosobo dan Banjarnegara. Dataran tinggi ini terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah dan kesejukannya. Tidak heran jika tempat ini menjadi salah satu objek wisata favorit bagi wisatawan.
Letaknya yang berada di provinsi Jawa Tengah membuat perjalanan menuju Dieng memakan waktu berjam-jam. Namun tidak usah khawatir akan bosan, karena wisatawan bakal disuguhi dengan pemandangan alam Jawa Tengah yang cantik di sepanjang perjalanan.
Baca Juga: Mengenal Perbedaan Kelas Kereta Api dan Apa Saja Jenisnya?
Pilihan Rute Kereta Api dari Jakarta ke Dieng
Rute terbaik yang bisa diambil jika wisatawan ingin berkunjung ke Dieng dari Jakarta yaitu menggunakan kereta api. Wisatawan bisa merencanakan perjalanan dari stasiun Pasar Senen atau stasiun Gambir lalu turun di Stasiun Purwokerto.
Setelah itu, wisatawan bisa menyambung perjalanan dengan menggunakan kendaraan seperti bus menuju untuk Wonosobo atau langsung menuju ke Dieng.
Adapun pilihan rute kereta api dari Jakarta ke Dieng dapat dilihat berikut ini:
1. Daftar kereta api dari Stasiun Pasar Senen (Jakarta) ke Stasiun Purwokerto
-
- Fajar Utama Solo
- Sawunggalih
- Fajar Utama Yk
- Gajahwong
- Bengawan
- Serayu
- Gaya Baru Malam Selatan
- Jaka Tingkir
- Bangunkarta
- Jayakarta
- Bogowonto
- Senja Utama Yk
- Madiun Jaya
- Mataram
- Singasari
- Progo
2. Daftar kereta api dari Stasiun Gambir (Jakarta) ke Stasiun Purwokerto
-
- Argo Semeru
- Taksaka
- Argo Dwipangga
- Manahan
- Bima
- Gajayana
- Cakrabuana
- Argo Lawu
- Purwojaya
3. Perjalanan dari Stasiun Purwokerto ke Dieng
Setibanya di Purwokerto, Anda masih perlu melanjutkan perjalanan menuju Wonosobo. Ada banyak opsi transportasi yang bisa diambil, seperti sepeda motor, naik shuttle, atau naik bus. Perjalanan dari Purwokerto ke Wonosobo akan memakan waktu sekitar 3-5 jam. Opsi sepeda motor dan shuttle akan membawa wisatawan langsung ke Dieng yang tentu saja akan memakan waktu lebih singkat.
Namun jika ingin memilih opsi yang lebih hemat wisatawan dapat memilih opsi bus. Untuk opsi bus, Anda perlu ke terminal Purwokerto terlebih dahulu untuk bisa menaiki bus dengan tujuan terminal Mendolo, Wonosobo dengan tarif sekitar Rp50 ribuan lalu kembali melanjutkan perjalanan menggunakan microbus menuju Dieng dengan tarif sekitar Rp25-30 ribu.
Rekomendasi Wisata di Dieng
Ingin mengetahui apa saja rekomendasi wisata di Dieng yang wajib dikunjungi? Yuk, simak lima rekomendasinya di bawah ini:
1. Bukit Sikunir

Bukit Sikunir sudah tidak asing lagi di telinga wisatawan yang berkunjung ke Dieng. Bukit ini terkenal dengan julukan”Golden Sunrise Sikunir”. Sesuai namanya, di Bukit ini Anda bisa menyaksikan pemandangan matahari terbit yang amat menawan. Bukit Sikunir berada pada ketinggian 2.300 meter diatas permukaan laut.
Bukit Sikunir menawarkan berbagai pemandangan gunung yang dapat dilihat langsung di atas puncak bukit, seperti Gunung Sindoro, Gunung Prau, dan Gunung Sumbing, Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Lawu, Gunung Slamet, dan kawasan pegunungan lainnya yang dapat dilihat langsung saat cuaca cerah.
Untuk mendapatkan pemandangan matahari terbit terbaik, Anda perlu memulai pendakian lebih awal sekitar pukul 3 atau 4 pagi. Perjalanan menuju puncak Bukit Sikunir memakan waktu sekitar 45 menit sampai 1 jam. Pastikan juga untuk datang pada bulan-bulan dengan curah hujan rendah untuk menghindari kemungkinan terjadinya hujan.
2. Telaga Warna

Destinasi wisata yang tak kalah populer berikutnya adalah Telaga Warna Dieng. Tempat ini merupakan salah satu destinasi wisata yang menghadirkan pemandangan telaga yang dapat berubah-ubah warna.
Telaga ini terkadang akan nampak berwarna hijau, kuning, atau warna pelangi. Perubahan warna ini terjadi akibat berbagai faktor seperti cahaya, suhu, organisme seperti gangang, serta kandungan sulfur yang berada di telaga.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Telaga Warna adalah pagi atau siang hari. Ketika sore hari biasanya kabut akan turun dan membatasi penglihatan wisatawan. Di sekitar telaga terdapat bukit-bukit tinggi yang dapat menambah keindahan dari Telaga Warna.
Tempat ini dapat menjadi tempat yang cocok untuk mengambil gambar pemandangan yang menakjubkan sekaligus instagramable.
3. Kawah Sikidang

Kawah Sikidang merupakan salah satu destinasi wisata alam yang terletak di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Nama Kawah Sikidang sendiri berasal dari istilah “kidiang” yang berarti “kijang” dalam bahasa Jawa.
Nama ini berasal dari kisah rakyat yang menceritakan bahwa kawah ini pernah dihuni oleh seekor kijang yang melompat-lompat di sekitar area tersebut. Secara geologis, Kawah Sikidang terbentuk akibat aktivitas vulkanik yang masih berlangsung sampai saat ini di kawasan Dieng.
Aktivitas geotermal pada Kawah Sikidang inilah yang berhasil menarik minat wisatawan untuk berkunjung menyaksikan secara langsung keunikannya. Ketika memasuki wilayah Kawah Sikidang wisatawan akan langsung disambut dengan aroma menyengat dari belerang.
Meski begitu, kawah ini tetap memberikan pengalaman liburan yang mengesankan, lho. Terdapat banyak spot foto yang dapat gunakan untuk mengabadikan momen ketika berada di Kawah Sikidang.
4. Batu Ratapan Angin

Batu ratapan angin merupakan dua buah batu besar yang berdampingan dan terletak diatas bukit sekitar Dieng Plateau Theatre. Batu Pandang Ratapan Angin ini berlokasi di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo.
Jarak yang perlu ditempuh sekitar 27 Km atau kurang lebih satu jam dari arah pusat kota Wonosobo. Untuk mendapatkan pemandangan terbaik, pastikan untuk datang ketika cuaca cerah ya!
Terletak di ketinggian sekitar 2.100 mdpl, tempat ini memperlihatkan pemandangan Telaga Warna dan Telaga Pengilon dengan jelas. Wisatawan dapat melihat secara langsung pergantian warna yang terjadi di Telaga Warna melalui Batu Ratapan Angin. Berfoto pada ketinggian ini juga menjadi salah satu kegiatan andalan wisatawan untuk mendapatkan foto yang dinilai Instagramable.
5. Candi Arjuna

Candi Arjuna merupakan candi peninggalan peradaban agama Hindu di masa Kerajaan Mataram Kuno, didirikan pada abad ke 8-9 M. Candi Arjuna, sebagai candi utama di kompleks ini, diperkirakan sebagai candi tertua yang dibangun oleh Dinasti Sanjaya dari Mataram Kuno.
Terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Kompleks Candi Arjuna memiliki luas sekitar 1 hektar. Dalam komplek Candi Arjuna terdapat total sebanyak 5 candi yakni Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra.
Dari empat candi utama yang ada di kompleks ini, hanya Candi Arjuna yang memiliki candi sarana, yaitu Candi Semar. Kompleks Candi Arjuna biasa digunakan sebagai tempat diadakannya tradisi Galungan.
Jika menyukai benda-benda bersejarah, Candi Arjuna bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Dieng yang wajib Anda kunjungi.
Itu dia cara pergi ke Dieng dengan menggunakan transportasi kereta beserta rekomendasi destinasi yang bisa dikunjungi di Dieng. Mau pesan tiket kereta ke Dieng? Tidak perlu repot, langsung kunjungi link di bawah ini!
| Pesan Tiket Kereta Api ke Dieng |

